Selasa, 19 April 2016

Pulau Hamil

Pulau Hamil Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“Anginnya sejuk, Yah. Tempat apa ini?”
“Ini namanya Pantai, Nak.”
“Pantai apa, Yah?”
“Namanya Pantai Ujung”
“O, ujungnya yang mana, Yah?” ucap Latifah sementara dua jari telunjuk mungilnya yang baru berusia hampir lima tahun menunjuk ke arah yang berlawanan.
“Aduh, Fah, kamu banyak tanya. Dari tadi tidak pernah diam,” kata Maliki, sebuah tangannya merangkul tangan Latifah kecil yang hampir berlari di sampingnya.
“Yang mana, Yah?” ulang Latifah seakan tidak mendengar keluhan ayahnya. Pertanyaan beruntun tak putus-putusnya keluar dari mulut mungil anak itu, menghujani Maliki sejak mereka tadi meninggalkan Rumah dan di sepanjang jalan di dalam mobil, hingga mendarat di Pantai Ujung tidak jauh dari Kota. Tempat mereka biasa melepaskan kepenatan di akhir pekan.

Maliki tidak habis pikir dengan anak tunggalnya itu yang sangat rajin mengoceh dan tidak mengenal lelah. Padahal jarak dari rumah ke pantai tidak kurang dari lima jam perjalanan. Dan perjalanan itu pun mengantukkan bagi orang dewasa. Tetapi Latifah tetap bersemangat, kadang-kadang kasihan juga Maliki melihat anaknya. Dicobanya untuk mengajak istirahat sebentar sambil tidur-tiduran di tenda dekat mobil mereka diparkir, teta
... baca selengkapnya di Pulau Hamil Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Rabu, 13 April 2016

Seorang Wanita dan Seorang Atheis

Seorang Wanita dan Seorang Atheis Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Ada seorang wanita Kristen yang tinggal di sebelah rumah seorang yang atheis. Setiap hari, ketika wanita itu berdoa, pria atheis itu selalu mendengarnya. Ia berpikir, "Wanita itu gila, berdoa setiap saat... Apakah dia tahu kalau Tuhan itu tidak ada?"

Setiap kali wanita itu berdoa, pria itu langsung bergegas ke rumah wanita itu dan melecehkan keyakinan wanita itu, dan berkata. "Hei, Nona!! Mengapa kau berdoa setiap waktu? Sadarkah kamu bahwa Tuhan itu tidak ada?" Tetapi wanita itu terus melanjutkan doanya.

Suatu hari, wanita itu kehabisan bahan makanan. Seperti biasanya, ia berdoa kepada Tuhan menjelaskan keadaannya dan berterima kasih kepada Tuhan atas apa yang akan Tuhan lakukan. Dan seperti biasanya juga, atheis itu mendengar doa wanita itu dan lagi-lagi ia jengkel, "Ummm, Awas dia nanti!!!!"

Maka pria itu pergi ke pasar membeli bermacam-macam bahan makanan dan membawanya ke rumah wanita itu, meninggalkannya di depan pintu, kemudian membunyikan bel, lalu bersembunyi di belakang semak-semak untuk melihat apa yang akan wanita itu lakukan.

Ketik
... baca selengkapnya di Seorang Wanita dan Seorang Atheis Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Minggu, 10 April 2016

Wiro Sableng #31 : Pangeran Matahari Dari Puncak Merapi

Wiro Sableng #31 : Pangeran Matahari Dari Puncak Merapi Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1WIRO SABLENG

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

Karya: Bastian Tito

Episode : PANGERAN MATAHARI DARI PUNCAK MERAPI

SATU

Hari mulai gelap. Orang tua penggembala itu melangkah bergegas sambil melecuti punggung enam ekor sapi agar binatang-binatang itu berjalan lebih cepat. Saat itulah di kejauhan tiba-tiba telinganya menangkap suara bergemuruh seolah-olah ada yang menggelegar tertahan dalam perut bumi. Tanah yang dipijaknya terasa bergoyang seperti dilanda lindu. Enam ekor sapi melenguh tiada henti lalu lari hingar bingar seperti dikejar setan.

"Eh, ada apa ini? Akan kiamatkah bumi ini?" penggembala tua terheran-heran tapi juga cemas.

Baru saja dia bertanya begitu mendadak langit di timur laut memancar cahaya merah. Suara gemuruh makin keras dan goncangan tanah tambah kencang.

Memandang ke jurusan timur orang tua itu kembali melihat nyala terang menyambar laksana hendak menembus langit gelap di atasnya. Lalu ada benda-benda bulat mencelat ke udara seperti bola-bola api.

"Gunung meletus! Gusti Allah! Merapi meletus!" penggembala tua berseru tegang dan takut ketika menyadari apa yang sesungguhnya terjadi di kajauhan.

Tongkat kayu yang dipegangnya dicampakkannya ke tanah. Enam ekor sapinya yang telah kabur entah ke mana tidak diperdulikannya lagi. Dia lari sekacang-k
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #31 : Pangeran Matahari Dari Puncak Merapi Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Sabtu, 09 April 2016

Pengorbanan Cinta Sejati

Pengorbanan Cinta Sejati Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Aku termenung di kamarku. Menangisi keadaanku saat ini. Bagaimana tidak, seorang yang aku cintai pergi meninggalkanku. Aku mengambil sebuah figura dan ku lihat foto di dalamnya. Aku mengingat bagaimana pertama kali kami bertemu…

—

“Renata!!! Ayo cepat, kasihan dia sudah menunggu lama,” teriak Monica padaku. Dia adalah sahabatku dan hari ini kami akan bertemu dengan seorang temannya, dia akan mencoblangiku! Yah, memang aku dan pria itu sering telfonan, tapi kami tak pernah bertemu.
Dan hari ini, akhirnya aku bertemu dengannya. Lucio, seorang laki-laki yang sangat romantis dan ideal, sangat berbeda dariku. Aku tidak terlalu cantik, menurutku. Sampai sekarang pun aku masih bingung mengapa dia mau bertemu denganku.

Kami pun sampai di sebuah cafe di daerah Jakarta Selatan. Aku dan Monica mencari-cari sosok Lucio. Ternyata Monica sudah melihat Lucio terlebih dahulu. Kami langsung menuju ke sana. Tapi dia tidak sendirian. Di sampingnya ada seorang pria bule. Dia lumayan juga, batinku.
“Hi! Senang bertemu denganmu, Renata,”
... baca selengkapnya di Pengorbanan Cinta Sejati Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Kamis, 07 April 2016

Hidup Sederhana Sangat Menguntungkan

Hidup Sederhana Sangat Menguntungkan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“In character, in manner, in style, in all things, the supreme exellence is simplicity. – Dalam karakter, sikap, gaya, dalam segala hal, kesederhanaan adalah hal yang terindah.” ~Henry Wadsworth Longfellow~

Hidup sederhana sangat menyenangkan. Terlebih dalam kehidupan modern dimana kita tak pernah dapat lepas dari banyak sekali pilihan dan jalan sekaligus kesulitan. Berusaha hidup sesederhana mungkin akan sangat membantu kita menemukan banyak keuntungan dan hidup lebih baik meskipun kita harus dihadapkan pada kondisi krisis ekonomi global seperti saat ini.

Selain itu, hidup sederhana akan membuat kita lebih menikmati apa yang ada saat ini, karena tidak terlalu khawatir akan masa depan atau opini negatif orang lain. Sebagaimana Sir Chinmoy mengatakan, ”Simplicity is our natural or conscious awareness of reality. – Kesederhanaan adalah kesadaran alamiah akan kenyataan diri kita sendiri.” Kesadaran tersebut akan membantu kita lebih fokus pada potensi diri sendiri dan semangat untuk lebih giat
... baca selengkapnya di Hidup Sederhana Sangat Menguntungkan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Rabu, 06 April 2016

Dik Anah

Dik Anah Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Sore itu madrasah dipenuhi dengan adik-adik yang mau mengaji. Semuanya sekitar 500an anak, yang laki-laki memakai baju koko seperti yang dipakai ngaji pada umumnya. Dik anah merupakan murid kelas 4 di madrasah “Darul Muttaqin”di desaku. Dik anah merupakan 3 bersaudara, kakaknya sudah menikah kemudian dibawa suaminya pergi dan adiknya masih kelas 2 SD. Sore itu seperti biasa saya melihat dik anah berlari berkejar-kejaran melintasi 2 pohon akasia didepan madrasah Darul Muttaqin. Gadis itu tampak riang penuh canda tawa, namun yang membedakan gadis itu dengan yang lain adalah semua temannya menggenggamm jajanan, karena di depan madrasah tersebut banyak sekali penjual, ada yang jualan siomay, empek-empek, bubur, es, cilok dan lain-lain. Harganya cukup murah, sekitar 500an rupiah. Namun dari beberapa hari ini terlihat dik anah tidak pernah memegang jajan seperti teman lain. Terkadang seringkali anak-anak yang seumuran mengejek tanpa rasa dosa.
“Bajumu jelek” sindir dik dini
“iya, udah jelek kotor lagi, miskin juga” tambah teman lainnya.

Seperti itu pemandangan yang
... baca selengkapnya di Dik Anah Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Guruku dan Bungaku

Guruku dan Bungaku Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Namaku Putri Azizzah. Biasa dipanggil Putri. Akhirnya pengorbanan dan kerja keras ku terbayar sudah, kini aku telah menjadi seorang sarjana pendidikan. Kini aku sudah bisa melihat senyum indah mengembang di wajah tulus kedua orang tua ku. Tapi ini baru awal dari lembaran hidup yang sebenarnya. Mengabdi pada masyarakat sebagai tenaga pendidik di Sekolah Dasar. Ya memang sebenarnya dulu aku tidak bercita-cita menjadi seorang guru, namun orang tua dan takdir yang membuatku ada di pilihan ini.

Kini tiba saatnya aku mengabdi mengemban tugas untuk membina anak-anak nan imut dengan segala tingkah lucunya. Hari ini hari pertama ku benar-benar menjadi seorang guru. Wah rasanya gimana gitu. Aku berusaha ber penampilan rapi. Kan guru harus bisa menjadi teladan bagi murid-muridnya ya kan?
Pagi ini aku melangkah dengan hati tak tentu, walaupun dulu pernah PPL mengajar, namun saat ini saat yang benar-benar nyata. Ini hari pertama ku aku menjadi seorang guru. Yang sering dikatakan pahlawan tanpa tanda jasa. Di ambang pintu aku berdoa semoga aku bisa… aku bisa… aku bisa mengajar dengan baik.

Ku lihat wajah-wajah penasaran itu, tak kuasa aku. Murid ku hanya 35 anak. Namun wah apa aku bisa selama 2 s
... baca selengkapnya di Guruku dan Bungaku Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Minggu, 03 April 2016

Lidah Doni

Lidah Doni Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Lidah itu lunak. Tak bertulang. Susah diatur. Semaunya saja. Beda dengan mata. Bisa dipejam. Kalau tak mau melihat. Beda dengan hidung. Bisa ditutup. Jika tak mau menghirup. Tapi lidah lain. Susah dikendalikan. Susah sekali. Juga bagi Doni. Padahal Doni masih muda. Usianya belum senja. Belum pula kepala dua.
Doni hanya anak remaja. Punya banyak mimpi. Punya banyak cita-cita. Tapi inilah kendalanya. Lidahnya tak bisa diatur. Mau tampil terus. Seperti tak diurus.

Suatu kali Marwan masuk ke kelas. Sepatunya baru. Semua mata menuju. Mata Doni juga. Semua memuji.
“Sepatu yang bagus” kata seorang teman.
“Pasti beli di luar negeri” kata teman yang lain.
“Ah, biasa paling minjem. Punyaku lebih keren asli buatan Italy” suara itu tiba-tiba memecah kebisingan. Doni terkejut. Lidahnya berulah lagi. Padahal sepatu Doni sudah butut. Tak layak lagi disebut sepatu. Butut dan layak disejajarkan dengan batu.
Semua mata memandang Doni. Tapi semua seperti maklum. Pasti Doni asal ngomong. Pasti lidah Doni berulah lagi. Tak ada yang memandang ke bawah. Mencari tahu soal sepatu Italy. Sepatu yang jadi sesumbar Doni.

Kali lain, Deasy tampil mengenakan baju baru. Di sekolah Doni tiap hari Sabtu semua memakai baju bebas. Tak ada seragam hari itu. Deasy tampak anggun dengan baju barunya. Semua memuji. Semua memandangnya da
... baca selengkapnya di Lidah Doni Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu